Dua Kalimah Syahadat Rukun Islam yang Pertama

Berikut kami akan menjelaskan posisi Dua kalimah syahadat rukun islam yang pertama

Pada saat menikah kita sudah membaca Syahadat. Akan tetapi syahadat yang kita baca pada saat akad nikah adalah syahadat syarat rukunnya nikah. Pada saat sholat, kita semua pasti membaca dua kalimah syahadat tetapi syahadat yang kita baca pada saat sholah adalah syahadat syarat rukunnya sholat. Apabila kita berdoa pada saat sholat hendaknya mulut kita harus bergerak dan telinga menyimak bacaan yang kita baca.

Sedangkan yang akan kita bahas saat ini adalah syahadat rukun Islam yang pertama.Syahadat rukun Islam yang pertama cara membacanya cukup di dalam hati dan hanya pribadi anda dengan Yang Maha Kuasa yang tahu serta tegaskan bahwa membaca dua kalimah syahadat karena Alloh bukan karena sesuatu. Apapun namanya jika selain Alloh adalah sesuatu. Apabila anda melaksanakan syariat Islam dengan utuh seperti di atas maka setiap saat hati anda akan mengeluarkan dzat positif yang berwarna netral.

Utamakan yang utama yaitu mengutamakan syariat Islam secara utuh.  Sehingga ucapan, tidakan, dan pendapat anda mutlak dilindungi oleh Yang Maha Perkasa.

Itulah saudara-saudaraku kenapa obat ini kami beri nama “KALIMO SODO”. Karena KALIMO SODO hanyalah sebuah perumpamaan dari dua kalimah syahadat. Dua kalimah syahadat tidak bisa dibandingkan dan tidak bisa dibandingi. Jangankan virus di zaman sekarang, seratus tahun ke depan pun masih bisa diatasi dengan KALIMO SODO. Penyakit yang disebabkan oleh virus bisa dibunuh dengan KALIMO SODO.

“Bagi negara-negara maju, apabila ingin membuktkan keterangan kami. Maka kami dengan senang hati mempersilahkan untuk mengujinya.

Kami akan mengirim “KALIMO SODO” dengan gratis.

Apakah ada yang lebih tua daripada dua kalimah syahadat?

Bumi, bulan, dan matahari belum ada, bahkan malaikat dan Sidratul Muntaha serta luh mahfuz belum ada. Tetapi Nur Muhammad sudah ada dan seandainya Nur Muhammad tidak ada maka Alloh tidak akan menciptakan alam semesta beserta isinya.

Lebih tua mana antara Kanjeng Nabi Adam AS dan baginda Rasulullah?

Badan jasmaninya Nabi Adam lebih tua dari pada badan jasmani Rasulullah tetapi badan rohani Rasulullah lebih tua daripada Nabi Adam. Jangankan Nabi Adam bahkan luh mahfuz belum ada, Nur Muhammad sudah ada. Renungkan dan pahami

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *