Kenapa penduduk dunia saat ini dalam keadaan kacau?

Karena terlalu banyak orang yang menyembah selain Alloh. Salah satu contoh adalah wiridan karena rizki. Sebenarnya orang tersebut sama dengan tidak terlalu percaya bahwa Alloh Maha Pemberi dan orang tersebut sama dengan menyembah dunia dengan cara Islam. Tetapi mereka tidak menyadari kecuali mendoakan untuk keperluan selain pribadi. Oleh sebab itu barang siapa yang mempersulit orang lain maka dirinya atau keluarganya segera mendapatkan kesulitan. Barang siapa yang dengan senang hati memberi kemudahan kepada orang lain, niscaya orang tersebut sering mendapatkan rizki yang tidak diduga. Orang berdo’a tidaklah tergantung pada ayatnya tetapi tergantung pada niatnya. Kita harus bisa membedakan syariat Islam dan syariat pengetahuan Islam. Orang yang mendoakan orang lain akan menjadi luas hatinya dan luas wawasannya. Sedangkan doa untuk kepentingan diri sendiri sudah cukup dalam Fardhu (Wajib) sesuai thoriqoh dari Alloh yang dibawa oleh baginda Rosulullah.

Firman Alloh : Mereka kelihatannya menyembah Aku, padahal mereka menyembah selain Aku. Tetapi mereka tidak menyadarinya.

Contoh : Ada seseodang wiridan membaca ayat suci yaitu membaca surat Yusuf. Tetapi membacanya karena wanita. Semakin bertambah usia orang tersebut maka tidak akan bertambah taqwa tetapi semakin cinta pada wanita tersebut dan juga semakin takut kehilangannya.

“itulah yang kami maksud menyembah wanita memakai cara Islam”

Kejadian nyata : Seluruh dunia sudah mengetahui kejadian demi kejadian yang sangat memprihatinkan di Negara Palestina. Masalahnya karena perbatasan.

Apakah makna kejadian tersebut?

Kejadian tersebut sesungguhnya adalah peringatan dari Alloh khususnya bagi yang beragama Islam. Yaitu semakin banyaknya orang Islam yang perbuatannya melampaui batas tanpa pengetahuan. Dan kejadian di Masjid Al-Haram yaitu jatuhnya kren. Kejadian tersebut bukanlah secara kebetulan tetapi kejadian tersebut adalah peringatan keras bagi kaum muslimin yaitu kita semua harus malu kepada Alloh karena ibadah dijadikan ajang bisnis.

subhanallah

Pergi haji yang diwajibkan Alloh hanya satu kali seumur hidup. Pergi haji satu kali mungkin karena Alloh tetapi pergi haji yang kedua entah karena siapa atau karena apa.

Contoh : Ketika shalat magrib, yang diwajibkan hanya pada saat magrib itu saja dan sehabis sholat maka gugur wajib. Berhubung badan sedang fit maka shalat lagi dan shalat lagi, kecuali kalau shalat qodho tidak apa-apa. Tetapi kalau haji apa ada qodho?

Padahal di rumah banyak saudara-saudaranya yang memerlukan bantuan dan tetangganya banyak yang memerlukan bantuan juga. Sebenarnya mereka tidak tuli tetapi tidak bisa mendengar, mereka buta tetapi tidak bisa melihat. Begitulah dampak dari orang-orang yang memikirkan dirinya sendiri. Sungguh bagi kami tidak merasa aneh apabila di Mekkah Al Mukarramah ada kejadian seperti itu. Kalau menurut kami sebaiknya ada penyeleksian pada saat tiap-tiap negara untuk mengutamakan orang yang belum pernah ke Mekkah. Apabila mempersulit orang naik haji yang pertama kali, sesungguhnya suatu dosa. Tetapi bila melarang orang yang sudah pernah naik haji apalagi sering, tidaklah dosa.

Saudara-saudaraku kaum muslimin, bermusyawaralah dengan baik dan saling terkait. Tidak ada yang tidak bisa terselesaikan dengan musyawarah sepanjang saling menghormati dan saling menghargai.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *