Melepas dari Ketergantungan Obat

Ada seseorang yang mengetahui saudaranya sakit AIDS yang jumlah CD4 adalah 57 per mm kubik darah. Orang tersebut juga mengidap penyakit bronkitis kronis dan tak bisa lepas dengan tabung oksigen selama 24 jam. Akhirnya orang tersebut mengkonsumsi obat Kalimo Sodo dan setelah sembilan hari dapat melepas ketergantungan terhadap bantuan tabung oksigen. Perkembangan 2 minggu setelah mengkonsumsi obat Kalimo Soda adalah jamur yang ada pada telinga dan mulut menjadi bersih.

Sedangkan saudaranya yang sakit diabet, setiap hari sebelum makan menyuntik tubuhnya sendiri hingga 2-3 kali sehari. Apakah namanya itu tidak dijajah?

Setelah orang yang sedang sakit diabet tersebut mengetahui saudaranya yang sakit AIDS dapat membaik maka dia memberanikan diri untuk mengkonsumsi obat herbal. Setelah mengkonsumsi obat herbal selama lima hari, kondisinya semakin membaik dan tidak tergantung pada suntikan lagi serta merdeka. Hanya saja kalau diabet mengkonsumsi kombinasi obat Kalimo Sodo dan Khatulistiwa. Sedangkan penyakit AIDS bila belum keluar jamur di mulut dan telinga maka obat Khatulistiwa masih belum diperlukan.

Kenapa kami sebut merdeka?

Karena seumur hidup diharuskan untuk meminum obat kimia. Kalau tidak meminumnya bisa berbahaya, sehingga si penderita semakin ketakutan. Wajahnya menjadi pucat bukanlah karena penyakit tetapi pucatnya karena ketakutan. Apalagi kalau orang yang tidak mempunyai keyakinan atau orang yang ragu maka akan seperti cacing kepanasan. Sebenarnya yang bodoh ini siapa?

Ayat-ayat Alloh memerdekakan obat yang berasal dari alam dan juga memerdekakan obat yang berasal dari simplisia (senyawa).

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *