Penyebab Bayi Meninggal Dalam Kandungan

Proses di dalam kandungan:

Pada saat jabang bayi berusia tiga bulan maka si jabang bayi didatangi oleh malaikat. Kemudian si jabang bayi diajak berdialog khusus mengenai urusan dunia yaitu masalah rizki beserta jumlahnya. Apabila si jabang bayi sudah menyetujui maka dia akan mengangkat tangan kanannya dengan berkata “Pas”. Setelah itu si jabang bayi diberi tanda berupa garis pada telapak tangan kanannya atau bisa disebut dengan tangan tanda.

Pada saat si jabang bayi menginjak usia tujuh bulan maka malaikat mendatangi si jabang bayi lagi  kemudian mengajak berdialog mengenai jodoh dan membahasnya secara detail. Ketika si jabang bayi sudah menyetujui maka si jabang bayi mengatakan “Saya terima” dengan mengangkat tangan kirinya. Kemudian malaikat memberi tangan tanda pada telapak tangan sebelah kiri. Pada saat kurang sepuluh hari menjelang lahir, malaikat datang lagi. Malaikat mengajak berdialog dan membahas mengenai saat kematian. Antara Malaikat dan si Jabang bayi panjang lebar tawar menawar  tentang umur. Disitulah saat-saat penting  terjadi karena siang malam malaikat dan si jabang bayi bermusyawarah serta tidak ada pemaksaan. Apabila si jabang bayi sudah menyetujui maka dia akan mengangkat kedua tangannya  dengan berkata “setuju” dan lahirlah seorang bayi di muka bumi ini. Si bayi lahir dengan membuka kedua telapak tangannya dengan menangis. Tangisan pertama si bayi karena lupa tentang apa yang sudah dibahas dengan malaikat selama dalam perut ibunya.  Sedangkan tangisan yang kedua karena kedinginan.

Itulah sebabnya, berapun jumlah pendapatan  seseorang maka selalu pas-pasan. Dan seberapa besarnya pendapatannya maka selalu dikejar oleh keinginan-keinginan hingga terasa pas-pasan.

Coba anda dengarkan dengan seksama ketika ada pengantin yang sedang akad nikah, pengantin selalu berkata “Saya terima”. Kata-kata tersebut sama dengan dialog pada saat dalam kandungan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *