Apakah orang pergi haji bisa karena Alloh?
Tidak akan mungkin, sebabnya adalah orang pergi haji karena wajib. Memang haji diwajibkan akan tetapi apabila haji tidak diwajibkan maka tidak akan pergi haji. Orang pergi haji karena perintah akan tetapi apabila haji tidak diperintahkan maka akan bermalasan untuk pergi haji. Orang pergi haji karena takut neraka tetapi apabila tidak ada neraka maka tidak akan pergi haji. Orang pergi haji karena surga tetapi apabila tidak ada surga maka tidak mungkin pergi haji.
Jadi, kesimpulannya adalah orang akan pergi haji karena Alloh apabila orang tersebut puasa di bulan suci ramadhan karena Alloh.
Apakah orang puasa bisa karena Alloh? Apakah tidak karena pahala?
Kalau karena Alloh pasti akan mendapat pahala. Tetapi kalau karena pahala maka dapatnya lapar dan haus. Tidak akan bisa puasa karena Alloh apabila tidak menunaikan zakat rukun Islam yang ketiga karena Alloh.
Apakah bisa menunaikan zakat karena Alloh?
Tidak akan mungkin bisa, kecuali orang tersebut sholat lima waktu karena Alloh. Dan tidak akan mungkin sholat karena Alloh apabila tidak mempunyai dua kalimah syahadat karena Alloh. Dua kalimah syahadat rukun Islam yang pertama dan selalu dibaca dalam hati meskipun ada masalah atau tidak. Membacanya tetap karena Alloh, itulah yang dimaksud Alloh SWT tanpa umpama. Jadi, Alloh tidak akan mungkin diumpamakan. Alloh tiada awal dan tiada akhir. Sedangkan Nur Muhammad, ada awalnya tetapi tiada akhir. Penjelasan panjang lebar di atas adalah syariat Islam. Syariat Islam bagaikan satu kesatuan tubuh yang sempurna dan tidak bisa ditambah atau dikurangi. Penjelasan tadi adalah pelaksanaan fardhu ain. Apabila fardhu ain dilaksanakan dan dipahami dengan utuh karena Alloh, niscaya fardhu kifayah pasti terbimbing dan terpelihara jiwanya serta mutlak dalam kekuasaan Alloh SWT (dalam genggaman-Nya). Sehingga dalam pelaksanaan fardhu kifayah tidaklah sulit. (dm)
