Perasaan Para Orang Tua

Kepada para Opa dan Oma di negara manapun anda tinggal, kepada para Abi dan Ummi dimanapun anda tinggal serta yang sangat kami hormati. Kali ini kami akan membahas tentang persoalan yang bersifat umum yaitu menjelaskan yang dirasakan para orang tua. Anda berjasa besar bagi anak-anak anda. Melahirkannya, menjaganya, merawatnya, dan mendidiknya dengan penuh rasa tanggung jawab, bukankah demikian?

Akan tetapi setelah anak-anak anda setelah tumbuh dewasa mereka sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Tinggal kita para orang tua yang merasa kesepian. Perasaan tersebut sungguh tidak nyaman, bukan?

Persoalan yang kami ceritakan tersebut sebenarnya sangat sederhana solusinya. “Yang membuat perasaan tidak nyaman bukanlah sikap atau perilaku anak-anak anda. Tetapi yang membuat perasaan tidak nyaman adalah harapan meminta untuk diperhatikan oleh sang anak. Hal tersebutlah yang membuat hati kita sengsara dan menjadikan perasaan tidak nyaman. Oleh karena itu janganlah berharap untuk diperhatikan, akan lebih baik jika kita yang memperhatikan mereka.”

Apakah anda tahu langit?

Apabila langit sedang cerah dan bersih dari mendung maka akan terasa nyaman dan sangat indah untuk dipandang. Setiap hati manusia mempunyai langit, apabila di langit hati anda sedang mendung berarti anda saat itu sedang sedih. Cara untuk mengatasi mendung tersebut  ialah dengan cara pengakuan terhadap Tuhan.

Cara pengakuannya seperti dibawah ini :

“Ya Tuhan, sikap anak-anak saya yang tidak baik ini adalah cermin hati saya. Sedangkan sikap anak-anak saya yang baik jelas berasal dari Tuhan.”

Dengan pengakuan yang tulus maka pelan-pelan mendung akan menyisih. Niscaya hati bertambah cerah dan bahagia. Langit tersebut sebenarnya sangat nampak pada wajah seseorang. Janganlah pernah mengakui sebuah kebaikan karena kebaikan adalah atas kehendak-Nya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *