Asal Usul Hantu Pocong dan Hantu Gantung

Anda semua tentu tahu yang namanya hantu pocong?

Bagaimanakah hantu pocong itu?

Hantu sesungguhnya tidak berbentuk dan asalnya dari “Kumoro”. Kumoro adalah salah satu syaitan yang pernah tinggal cukup lama dalam tubuh manusia. Sehingga pada saat seseorang meninggal maka makhluk tersebut menjadi gentayangan. Bukan ruhnya yang bergentayangan karena ruh orang tersebut sudah dibawa oleh malaikat ke alam barzakh untuk dimintai pertanggungjawaban selama hidupnya.

Rupa dari perwujudan hantu disesuaikan oleh malaikat. Siapa yang melihat hantu pocong, berarti orang yang melihatnya selalu wiridan karena panjang umur. Sehingga semakin bertambahnya usia,orang tersebut tidak semakin taqwa melainkan semakin takut dengan kematian. Sesungguhnya yang penampakan hantu pocong yang dilihat merupakan peringatan dari Alloh, hanya saja tertutupi oleh rasa ketakutannya.

Siapa yang melihat hantu gantung diri?

Berarti orang tersebut tidak mempunyai pendirian/ inisiatif sendiri serta orang tersebut selalu menggantungkan pada orang lain. Singkatnya, kami tahu secara rinci penyebabnya. Demikian juga dengan virus, virus apapun ganasnya tidak tergantung dengan sikap serta sifat manusia tetapi yang terpenting  adalah jangan pernah berprasangka buruk dengan Yang Maha Benar.

Alloh sudah menurunkan ribuan nabi, sudah menurunkan empat kitab suci, dan selalu memberi peringatan disetiap saat tetapi hanya orangnya saja yang tidak memahami petunjuk-Nya. Pendapat bahwa keturunan Nabi pasti akan masuk surga sangatlah berbahaya jika tidak dimengerti dan dipahami. Yang dimaksud keturunan Nabi bukanlah orangnya tetapi sifat dan sikapnya serta menjalankan thoriqoh yang dibawa oleh baginda Rasulullah. Tetapi pada zaman sekarang bayang orang yang membuat thoriq sendiri-sendiri sehingga Islam menjadi tergolong-golong. Yang berhak membuat thoriq adalah baginda Rasulullah karena Rasulullah kekasih Alloh serta utusan Alloh. Apabila yang lainnya meskipun orang hebat tetapi mereka bukan Nabi, hanya saja orang Arab. Meskipun pahit tetapi tetap kami sampaikan karena hal tersebut menjadikan Islam berpikiran sempit. Sekali lagi, kami sampaikan janganlah punya panutan atau kebanggaan selain baginda Rasulullah Muhammad SAW. Siapapun dia, bangsa apapun dia, tetapi Alloh tidak menurunkan Nabi lagi sesudah Nabi Muhammad SAW.

Bagi kami, kalau hanya soal virus dan penyakit kencing manis itu adalah persoalan yang kecil. Tetapi mengenai thoriqoh- thoriqoh buatan sendiri dan mengada-ada, hal tersebut adalah persoalan yang sangat besar karena dapat mempercepat proses kerusakkan akhlak di muka bumi.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *