Penerapan Dua Kalimah Syahadat

Berikut ini kami akan membahas bagaimana penerapan dari dua kalimah syahahdat

  • Dua kalimah syahadat, itu adalah namanya.
  • Asy-Hadu Anlaa Ilaaha Illallahu Wa Asy – Hadu Anna Muhammadarrasuulallah, itu adalah bunyinya.

Bagaimanakah penerapannya?

Urusan yang bersifat fardhu (syahadat, sholat, zakat, puasa, dan haji) dan urusan tiap pribadi kepada Alloh harus dilakukan karena Alloh. Cara penerapannya adalah sama persis cara yang dilakukan oleh baginda Rasulullah. Sedangkan yang dinilai oleh Alloh SWT adalah penerapannya dan bukan bunyinya. Kalau hanya bunyinya, anak kecil juga bisa. Secara perlahan kita harus memahami dan menerapkan dari sebuah ayat.

Anda percaya boleh, tidak percaya pun terserah anda. Dua kalimah syahadat apabila dibaca dalam hati dan membacanya karena Alloh maka didalam dua kalimah syahadat tersebut ada mukjizat seluruh para nabi. Tetapi harus ditebus dengan shalat lima waktu karena Alloh, menunaikan zakat karena Alloh, puasa dibulan suci Ramadhan karena Alloh dan bukan karena pahala, dan pergi haji bilamana mampu karena Alloh dan bukan karena nama. Apabila urusan dengan Alloh tersebut terpenuhi. Niscaya seluruh urusan dengan sesama meliputi perilaku, ucapan, tindakan, pendapatan , dan anak turun anda mutlak dipelihara dan dilindungi oleh Yang Maha Pelindung hingga yaumul qiyamah.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *